UPDATE

Salam.life
DUNIA
INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Penjelasan Mayjen TNI Hariyanto soal Nasib Para Prajurit di Lebanon usai Negara Itu Digempur Israel

Tidak ada laporan korban luka di Israel. Meski demikian, ada satu orang yang tewas di Tepi Barat karena terkena pecahan rudal.

Di sisi lain, Iran mengatakan 90 persen rudal yang ditembakkannya berhasil mencapai sasaran.

Behnam Ben Taleblu, seorang pakar di Yayasan Pertahanan dan Demokrasi (FDD) menyebut serangan Iran itu merupakan serangan yang bersejarah dan memecahkan rekor.

“Teheran berusaha mencari cara untuk memperbaiki kemampuan penangkisannya yang hancur, dan melakukannya dengan cara fantastis yang melibatkan serangan rudal balistik terbesar terhadap negara lain dalam sejarah,” kata Taleblu.

Rudal balistik awalnya ditenagai oleh roket, kemudian rudal itu mengikuti lintasan ke arah target.

Direktur Analisis Strategis Australia, Michael Shoebridge, mengatakan rudal balistik ditembakkan seperti peluru ditembakkan dari senjata api.

Ketika rudal mencapai kecepatan tertingginya, rudal itu menjadi balistik. Rudal itu menuju ketinggian sebelum meluncur turun dengan tajam.

“Rudal itu bergerak melalui lintasan seperti parabola,” kata Shoebridge.

 

Pada bulan April lalu Iran juga melancarkan serangan besar dengan ratusan rudal balistik, rudal

Ada banyak rudal yang dilaporkan ditangkis oleh koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS).

Iran kerahkan rudal Fattah

Pasukan Garda Revolusioner Islam Iran (IRGC) mengatakan pihaknya juga menggunakan rudal hipersonik Fattah untuk pertama kalinya dalam serangan pada Selasa malam itu.

Rudal Fattah pertama kali dipamerkan Iran pada bulan Juli 2023. Fattah diklaim sebagai rudal hipersonik dan mampu mencapai kecepatan 13 hingga 15 Mach.

Senjata hipersonik adalah senjata yang bisa meluncur dengan kecepatan minimal 5 Mach atau lima kali kecepatan suara.

Fattah punya jangkauan jelajah hingga 1.400 km. Rudal itu punya kemampuan manuver dan “siluman” sehingga bisa menembus sistem radar.

Pangkalan jet F-35 Israel rusak parah

Seorang pejabat keamanan Israel mengklaim Israel dan AS berhasil menangkis banyak rudal Iran. Meski demikian, beberapa rudal menghantam bangunan secara langsung.

Video yang diunggah oleh militer Israel memperlihatkan sebuah sekolah di Kota Gadera rusak parah karena rudal Iran.

Sementara itu, foto yang diambil dari satelit menunjukkan Pangkalan Udara Nevatim rusak. Pangkalan itu adalah salah satu pangkalan terpenting Israel dan berisi jet tempur F-35 buatan AS.

Hanggar pesawat tampak rusak. Terdapat lubang besar pada atapnya. Puing-puing berserakan di area itu.

Pangkalan Nevatim memiliki empat landasan pacu dan terletak di Gurun Negev. Luas areanya mencapai sekitar 50 km.

image_print
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.