Adapun pohon yang pertama tumbang adalah pohon beringin yang berada di selatan Pura Prajapati Obyek Wisata Monkey Forest Ubud.
Cabang pohon beringin tumbang itu menimpa pohon pule dan kresek yang menyebabkan semua pohon tersebut tumbang ke arah timur.
Pohon tumbang tersebut menimpa beberapa wisatawan yang pada saat itu sedang menikmati pemandangan obyek wisata Monkey Forest Ubud.
Di saat kejadian, Pihak BPBD Gianyar berkoordinasi dengan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar untuk mengevakuasi sejumlah orang yang mengalami luka-luka tersebut.
Dibya pihaknya masih mencari data par korban. Kata dia, para korban dikabarkan dibawa ke rumah sakit di wilayah Ubud.
“Kami mencari akses untuk mendapatkan data para korban, karena hampir semua konsulat menelepon, memastikan apakah ada warganya dalam peristiwa tersebut,” ujar Dibya.
Objek Wisata Monkey Forest, area Tempat Kejadian Perkara (TKP) pohon tumbang yang menewaskan 2 WNA ditutup sementara.
Hal ini untuk keperluan investigasi dan memastikan keamanan wisatawan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gianyar, AKP M Gananta saat dijumpai di Kantor Direktorat Reserse Siber Polda Bali, Denpasar mengatakan setelah tragedi ini, objek wisata Monkey Forest ditutup sementara.
“Sementara ditutup,” kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Ubud, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., menyampaikan bahwa kejadian ini menewaskan dua wisatawan mancanegara yaitu FJC perempuan, 32 tahun, WNA asal Prancis dan KH, perempuan, 42 tahun, WNA asal Korea Selatan.
Sementara itu, korban luka-luka adalah LS, perempuan, 43 tahun, WNA asal Korea Selatan.
Para korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Kenak Medika Ubud sambil menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak imigrasi dan keluarga mereka.
Kapolsek Ubud dan timnya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Evakuasi dan pembersihan dilakukan dengan melibatkan staf Monkey Forest dan aparat Polsek Ubud.
Penanganan lebih lanjut, termasuk penyelidikan mendalam atas insiden ini, kini menjadi tanggung jawab Polsek Ubud Polres Gianyar.
Musim hujan yang melanda Bali dengan intensitas tinggi terus menjadi perhatian, terutama di lokasi wisata yang memiliki pohon-pohon besar dan tua.
Wisatawan dan pengelola diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa.
Masih menurut Dibya, pada Selasa 10 Desember 2024 juga mendapatkan laporan tentang bencana di tempat lain.
Seperti, tiang listrik jatuh menimpa rumah warga di Banjar Karang Suwung, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan hingga pohon tumbang yang menimpa sepeda motor.
















































































































Komentar Terbaru