“Alhamdulillah hari ini kita bisa melanjutkan komitmen kami. Ini bagian dari kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi kami. Selain itu, kami juga rutin menyalurkan santunan kepada lebih dari 1.000 anak yatim,” ujar Resha.
Ia juga menegaskan bahwa PGE akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi memperbesar dampak sosial dari kehadiran perusahaan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari seluruh stakeholder sangat penting agar keberadaan PGE bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Resha.
Wakil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nizar Saputra, turut mengapresiasi kegiatan sosial ini. Ia mengatakan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan harus berjalan seiring dengan aktivitas produksinya.
“Kita ingin memastikan bahwa perusahaan bukan hanya hadir untuk mengambil sumber daya, tetapi juga memberikan dampak positif melalui pendekatan kolaboratif. Ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain di Aceh,” ujar Nizar.
Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Bakrie Amanah, Gaby Bakrie, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari konsistensi Bakrie Amanah dalam menjalankan program sosial selama lebih dari satu dekade.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir dalam kegiatan sosial yang berkelanjutan. Terima kasih kepada tim medis dari Rasuna Medical Center Jakarta yang telah ikut berpartisipasi dalam operasi katarak ini,” ujar Gaby.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, Ketua Badan Reintegrasi Aceh Jamaluddin, Kepala Dinas ESDM Taufik dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat. []

















































































































Komentar Terbaru