“Karya bakti di Masjid Al-Fuad ini bukan hanya sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi bukti bahwa kebersamaan TNI dengan masyarakat terus terjalin erat. Ini adalah implementasi jati diri TNI yang lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk rakyat,” ungkap Pangdam IM.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa keberadaan TNI di tengah masyarakat harus selalu membawa manfaat nyata. Melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan gotong royong, TNI diharapkan mampu memperkokoh persaudaraan serta menumbuhkan semangat solidaritas di tengah masyarakat.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat Seruway bersama prajurit TNI patut menjadi teladan. Saya berharap kegiatan positif seperti ini tidak hanya berhenti pada momentum HUT TNI, tetapi terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda,” tegas Mayjen Joko.
Di akhir pesannya, Pangdam IM mengingatkan bahwa kekuatan TNI terletak pada dukungan rakyat.
“TNI kuat karena rakyat. Oleh karena itu, kebersamaan seperti ini harus terus dijaga, karena hanya dengan persatuan dan sinergi kita mampu menjaga bangsa dan negara tercinta,” pungkasnya.[]

















































































































Komentar Terbaru