GAZA – Pasukan Israel dilaporkan terus melakukan operasi pembongkaran bangunan secara besar-besaran di wilayah timur Jalur Gaza, di tengah konflik yang masih berlangsung.
Laporan terbaru menyebutkan seorang anak berusia 11 tahun terluka akibat serangan di lingkungan al-Zayton, Gaza timur.
Menurut laporan yang dibagikan oleh Axis of Truth pada hari ini, anak tersebut mengalami luka-luka setelah ledakan dan serangan yang terjadi di kawasan permukiman. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kondisi rinci korban dari otoritas setempat.
Dalam insiden terpisah, seorang pria Palestina dilaporkan ditembak di bagian kepala oleh pasukan Israel dan berada dalam kondisi kritis. Selain itu, tiga warga Palestina lainnya dilaporkan tewas di tempat akibat serangan drone dan tembakan di wilayah yang sama.
Axis of Truth juga melaporkan bahwa operasi pembongkaran Israel yang lebih intens dan destruktif kembali dilakukan di timur Kota Gaza. Ledakan-ledakan besar terdengar di sejumlah titik, seiring berlanjutnya penghancuran infrastruktur dan bangunan sipil.
Sementara itu, jumlah warga Palestina yang telah teridentifikasi tewas akibat serangan Israel dilaporkan telah melampaui 71.386 orang. Namun, data yang dikumpulkan untuk memasukkan korban hilang dan belum teridentifikasi memperkirakan angka korban keseluruhan dapat mencapai sekitar 680.000 orang.
Di sisi lain, kru pertahanan sipil di Gaza dilaporkan mengalami kesulitan besar dalam menangani situasi darurat. Keterbatasan alat berat, mesin penyelamat, serta tingkat kehancuran yang luas disebut menjadi kendala utama dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban.
Laporan-laporan tersebut disampaikan oleh Axis of Truth, sementara hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait insiden yang dilaporkan.


















































































































Komentar Terbaru