Setelah Perang Irak-Iran berakhir, Amerika mengubah strategi dari dukungan terhadap musuh Iran menjadi isolasi langsung terhadap Tehran. Pada tahun 1995, Presiden Clinton melarang perusahaan Amerika dari berpartisipasi dalam kesepakatan minyak dengan Iran. Ini diperkuat oleh Iran and Libya Sanctions Act tahun 1996, yang menetapkan sanksi multilateral terhadap Iran sebagai hukum federal.
Era Bush membawa eskalasi baru. Pada tahun 2007, ABC News melaporkan bahwa Presiden Bush telah mengotorisasi operasi rahasia senilai 400 juta dolar untuk menciptakan kerusuhan di Iran. Menurut The Daily Telegraph, CIA juga memberikan dukungan kepada organisasi militan Sunni bernama Jundullah, yang meluncurkan serangan ke Iran dari basis mereka di Pakistan.
Sanksi Amerika terhadap Iran adalah bentuk perang ekonomi yang menghancurkan kehidupan jutaan warga sipil. Sejak 1979, sanksi telah menargetkan sektor energi, perbankan, dan perdagangan Iran.
Menurut estimasi Kementerian Tenaga Kerja dan Layanan Sosial Iran, sanksi internasional telah mendorong sepertiga rakyat Iran ke dalam kemiskinan. Inflasi mencapai 40 persen, pengangguran meningkat, dan daya beli masyarakat anjlok drastis.
Ironi hingga hari ini, Amerika masih memberlakukan sanksi yang menghancurkan ekonomi Iran, kemudian ketika rakyat Iran turun ke jalan memprotes kesulitan ekonomi yang disebabkan oleh sanksi tersebut, dan Amerika ingin tampil sebagai pendukung hak asasi manusia dan demokrasi.
Perjuangan Iran adalah Perjuangan Kita
Setelah kesuksesan Operasi Ajax di Iran tahun 1953, Amerika menggulingkan pemerintah demokratis Jacobo Arbenz di Guatemala tahun 1954. Kemudian disusul dengan intervensi di Kongo (1960), Brasil (1964), Chile (1973), Uruguay (1973), Argentina (1976), dan yang terkini 3 Januari 2026, penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro pada “Operasi Absolute Resolve”.
Tujuh dekade intervensi Amerika di Iran mengungkap kebenaran yang tidak nyaman, imperialisme tidak pernah berakhir setelah era kolonial formal. Ia hanya berganti bentuk dari pendudukan militer langsung menjadi kontrol ekonomi, dari administrasi kolonial menjadi rezim boneka, dari kapal perang menjadi sanksi perbankan.
Cuitan Trump di Truth Social tentang “locked and loaded” adalah klimaks dari tujuh dekade agresi yang sistematis dan terkalkulasi. Ini adalah puncak dari sebuah strategi yang dimulai dengan surat CIA berisi uang di Tehran tahun 1953 dan berlanjut hingga malware komputer yang menghancurkan sentrifugal nuklir di Natanz.
Dunia harus memahami bahwa apa yang Amerika lakukan terhadap Iran dapat dan telah dilakukan terhadap negara manapun yang menentang hegemoni Washington. Pola selalu sama: demonisasi, isolasi, destabilisasi dan jika memungkinkan, perubahan rezim.


















































































































Komentar Terbaru