BANDA ACEH – Rilis terbaru Epstein Files oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat memuat sejumlah pengaduan yang pernah masuk ke Biro Investigasi Federal (FBI), termasuk tudingan serius terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Seluruh tudingan tersebut tercatat sebagai laporan awal yang belum diverifikasi dan tidak disertai pembuktian hukum.Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengumumkan pelepasan sekitar 3,5 juta dokumen baru guna memenuhi ketentuan Epstein Transparency Act. Ia menegaskan tidak ditemukan bukti tindak pidana Trump dalam berkas tersebut.
Berikut ini sejumlah tudingan yang tercantum dalam dokumen FBI.
1. Tuduhan Pemerkosaan Remaja
Salah satu pengaduan menyebutkan laporan dari seorang perempuan yang mengaku temannya dipaksa melakukan tindakan seksual terhadap Trump sekitar 35 tahun lalu di New Jersey, saat korban berusia 13 hingga 14 tahun.
Dalam catatan FBI disebutkan bahwa seorang penyelidik dikirim ke Washington untuk melakukan wawancara lanjutan. Tidak terdapat keterangan mengenai hasil penyelidikan atau bukti pendukung.
2. Klaim Trump Hadir dalam Pembunuhan Bayi
Pengaduan lain mengklaim bahwa Trump secara rutin membayar pelapor untuk melakukan tindakan seksual dan disebut berada di lokasi ketika seorang bayi yang baru lahir dibunuh oleh paman pelapor.
Namun, dalam kolom tindak lanjut dokumen tersebut dicatat bahwa tidak ada kontak lanjutan yang dilakukan oleh penyidik terkait laporan ini.
3. Dugaan Pesta ‘Calendar Girls’ di Mar-a-Lago
Laporan tanpa identitas pelapor menuduh adanya pesta bertema “calendar girls” di Mar-a-Lago yang diklaim melibatkan anak-anak, termasuk praktik pengukuran alat kelamin.
Pengaduan tersebut juga menyebut nama sejumlah figur publik, namun tidak disertai informasi kontak, bukti pendukung, maupun catatan tindak lanjut dari aparat penegak hukum.
4. Klaim Jaringan Perdagangan Seks di Lapangan Golf
Seorang pelapor mengaku menyaksikan jaringan perdagangan seks di lapangan golf milik Trump di Rancho Palo Verdes, California, pada 1995–1996. Dalam laporan itu disebutkan nama Ghislaine Maxwell sebagai perantara.
Pelapor juga menuduh pernah menerima ancaman dari kepala keamanan Trump. Seluruh klaim tersebut tercatat sebagai laporan sepihak tanpa verifikasi.
5. Draf Email Epstein yang Menyebut Bill Gates
Selain tudingan terhadap Trump, dokumen juga memuat draf email pribadi Jeffrey Epstein dari 2013 yang menyinggung Bill Gates. Dalam draf tersebut, Epstein menuduh Gates meminta penghapusan komunikasi lama dan menyinggung isu kesehatan pribadi. Tidak ada bukti bahwa email tersebut pernah dikirim atau ditindaklanjuti.




















































































































Komentar Terbaru