UPDATE

NASIONAL

Hafalan Alquran Berhadiah Miras Berbuntut Panjang, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Massa

BANDA ACEH – Media sosial (medsos) dihebohkan dengan aksi massa yang diduga mendatangi rumah master of ceremony (MC) pembuat challenge hafalan Alquran Surat Ad Dhuha berhadiah minuman keras (miras). Peristiwa itu terjadi di kawasan Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026) malam.

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah massa dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) terlihat mendatangi rumah MC tersebut sekitar pukul 19.30 WIB. Aksi itu diduga karena keresahan massa dengan challenge berhadiah miras yang sebelumnya viral.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi mengatakan polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya keributan. Polisi kemudian memberikan penjelasan kepada massa hingga akhirnya mereka membubarkan diri.

“Jadi mereka itu kan nggak paham, makannya saya kasih pemahaman akhirnya mereka membubarkan diri,” kata Akhmadi saat dihubungi, Rabu (12/8/2026).

Akhmadi menjelaskan, rumah yang didatangi massa bukan merupakan tempat tinggal MC tersebut. Rumah itu merupakan kediaman orang tua sang MC yang telah meninggal dunia. 

Meski demikian, MC tersebut terkadang masih datang ke rumah tersebut.

“Jadi itu adalah rumah orang tuanya, tapi orang tuanya meninggal, tapi dia suka ke situ,” ujar Akhmadi.

Saat massa datang, MC yang menjadi sasaran juga tidak berada di lokasi. Polisi kemudian meminta massa membubarkan diri karena persoalan tersebut telah ditangani oleh kepolisian.

“Saya kasih pemahaman, bahwa itu sudah ditangani sama polisi,” ucapnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan aksi challenge yang diduga dibuat oleh salah satu brand minuman keras. Dalam video yang viral, peserta ditantang menghafalkan Surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan hadiah berupa minuman beralkohol.

Aksi tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak karena dianggap mencampurkan aktivitas keagamaan dengan promosi minuman keras.

Polisi juga telah turun tangan melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Sejumlah saksi dari acara konser The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, telah dimintai keterangan.

Di tengah derasnya kecaman, The Sounds Project mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.

Melalui pernyataan resminya, The Sounds Project mengaku membutuhkan waktu sebelum memberikan klarifikasi. Pihak penyelenggara mengatakan kejadian tersebut melibatkan banyak pihak, sehingga mereka perlu memastikan fakta yang sebenarnya sebelum mengambil sikap.

“Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan,” tulis The Sounds Project, dikutip Selasa (11/8/2026).

image_print

1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.