UPDATE

ACEH
ACEH

Syech Muharram Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah, Budaya dan Bahasa Aceh

“Memang di era modernisasi ini, di era digitalisasi ini, anak-anak muda sekarang tidak lagi memahami tentang sejarahnya. Jadi itu sangat disayangkan karena sejarah itu membuktikan sebuah bangsa,” katanya.

Syech Muharram menegaskan pentingnya memahami nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu. Ia juga menyebut Teuku Nyak Arief, Teungku Chik di Tiro, Cut Nyak Dhien dan Cut Meutia sebagai sejumlah tokoh yang harus terus dikenalkan kepada generasi penerus.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Menurutnya, masih banyak sekali pejuang lain yang jasanya belum banyak dikenal masyarakat dan perlu terus digali melalui pembelajaran sejarah. Apalagi, selama ini tidak semua nama pejuang yang disebut sementara perjuangan mereka sangat besar untuk bangsa ini.

“Dengan mengetahui sejarah berarti membuktikan sebuah bangsa yang besar. Tapi kalau orang yang melupakan sejarah berarti itu menjadi bangsa yang kecil, bangsa yang kerdil,” jelasnya, yang mengingatkan pentingnya memahami sejarah dengan benar.

Selain sejarah, Bupati Muharram juga menyoroti pentingnya menjaga bahasa dan budaya Aceh sebagai bagian dari identitas daerah. Ia secara khusus mengingatkan bahwa penggunaan bahasa Aceh di kalangan generasi muda semakin berkurang sehingga membutuhkan perhatian bersama.

Karena itu, ia mengajak pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa untuk kembali membuka ruang belajar dan menggali sejarah serta kebudayaan Aceh. “Bahasa Aceh hari ini hampir punah di bumi Aceh. Jadi kalau kita tidak mewarisi kembali kepada anak cucu kita, maka bahasa itu akan hilang,” pungkasnya.***

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.