Dari pengalaman tersebut, Nikmat harahap membawa pesan sederhana kepada sesama anak rantau. Keterbatasan tidak harus menjadi alasan mengubur cita-cita. Kerja keras, keberanian mencoba, serta doa dan restu orang tua harus terus dibawa dalam perjalanan.
Ia percaya hasil tidak selalu datang pada saat seseorang menginginkannya. Tetapi usaha yang dijalankan secara sungguh-sungguh akan menemukan waktunya sendiri.
Nikmat Harahap memang baru berada di awal perjalanan panjang sebagai penulis. Dua buku belum cukup untuk menentukan sejauh mana langkahnya akan berjalan.
Namun setidaknya, ia telah melakukan sesuatu yang paling sulit dari sebuah mimpi,memulainya dan menjadikannya nyata.
Dari seorang anak Medan yang menyukai tulisan sejak sekolah, kemudian menjadi perantau, kreator konten, hingga menerbitkan buku, Nikmat harahap sedang menyusun cerita hidupnya sendiri.
Dan di tanah rantau itu pula, Nikmat HRP perlahan membangun satu nama yang ingin terus dikenang melalui karya: seorang penulis muda yang tidak membiarkan kerasnya hidup menghentikan mimpinya.
Nama: nikmat harahap






























































































Beri Komentar