BANDA ACEH, ACEH BESAR — Pertandingan sepak bola kelompok usia U-12 dan U-15 dalam rangkaian kegiatan Lomba Rakyat digelar di Lapangan Gampong Lieue, Aceh Besar, Minggu (6/9/2026) sore. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat.
Pertandingan pembuka mempertemukan Rukoh FC Aceh dan Peurada FC. Pembukaan kegiatan dilakukan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRK Aceh Besar, H. Firdaus Armia, didampingi Rida Ariani, A.Mk., serta Dahlan, anggota Komisi I DPRK Aceh Besar.
Firdaus hadir mewakili Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H.T. Ibrahim, S.T., M.M., selaku penyelenggara kegiatan.
Dalam sambutannya, Firdaus menyampaikan pesan H.T. Ibrahim agar seluruh peserta menjadikan pertandingan bukan semata-mata sebagai ajang mengejar kemenangan, melainkan sebagai sarana membangun karakter, sportivitas, dan hubungan sosial sejak usia dini.
“Kami berpesan kepada seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita belajar menghargai lawan, bekerja sama dalam tim, dan menjaga semangat persaudaraan,” kata Firdaus mewakili H.T. Ibrahim.
Menurut Firdaus, kegiatan olahraga memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi. Lapangan sepak bola dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat, terutama bagi generasi muda, untuk membangun keakraban dan memperkuat silaturahmi.
“Kegiatan ini kami harapkan menjadi wadah silaturahmi dan membangun keakraban bersama. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga belajar tentang disiplin, kebersamaan, tanggung jawab, dan menghormati sesama,” ujarnya.
Ia mengatakan pembinaan olahraga usia dini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, potensi pesepak bola muda di Aceh cukup besar dan membutuhkan ruang untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat dan terarah.
“Turnamen seperti ini penting untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak menunjukkan kemampuan mereka. Dari kompetisi di tingkat gampong dan daerah, kita berharap lahir bibit-bibit pesepak bola yang dapat membawa nama baik Aceh di tingkat yang lebih tinggi,” kata Firdaus.
Firdaus juga mengingatkan para pemain, pelatih, dan pendukung untuk menjaga suasana pertandingan tetap kondusif. Semangat kompetisi, kata dia, tidak boleh menghilangkan nilai persaudaraan.
Pertandingan antara Rukoh FC Aceh dan Peurada FC menjadi penanda dimulainya rangkaian pertandingan sepak bola U-12 dan U-15 dalam kegiatan Lomba Rakyat di Aceh Besar.


















































































































Komentar Terbaru