UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Jokowi Tak Takut Ambang Batas Parlemen 8 Persen, Optimistis PSI Tembus

BANDA ACEH  – Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menegaskan Bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo optimistis PSI bisa menembus ambang batas parlemen 2029.

“Pak Jokowi tidak takut dengan parliamentary threshold 5 persen, 6 persen, bahkan 8 persen. Beliau siap bekerja keras untuk PSI,” kata Ahmad Ali di Rakorda PSI Kabupaten Bekasi yang juga dihadiri Jokowi, Minggu (27/9).

Karena itu, ia meminta Maka seluruh kader, dari pengurus pusat hingga pelosok desa, juga harus bekerja keras. Jangan hanya mengandalkan sosok Jokowi.

Ali menjelaskan, Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan partainya untuk memperkuat basis Politik menuju Pemilu 2029.  

Dalam kesempatan tersebut, dia meminta seluruh kader PSI menerjemahkan optimisme Jokowi terhadap peluang partai menembus ambang batas parlemen dengan kerja nyata di tengah masyarakat.

Menurut dia, kekuatan partai tidak cukup dibangun melalui aktivitas politik menjelang pemilu.

Karena itu, kader PSI di Jawa Barat diminta memperluas kehadiran di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

Dia mendorong kader untuk aktif dalam kegiatan sosial, pengajian, serta membangun komunikasi dengan ulama, tokoh masyarakat, dan warga di berbagai wilayah.

“Jangan hanya hadir menjelang Pemilu. PSI harus hadir setiap hari, mendengarkan dan membantu masyarakat. Kekuatan PSI harus dibangun dari bawah, dari desa, dari kampung, dan dari kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Ali menyatakan, optimisme yang disampaikan Jokowi harus menjadi pemacu bagi seluruh struktur PSI untuk bekerja lebih serius.

Menurut dia, target politik partai membutuhkan keterlibatan seluruh kader, bukan hanya mengandalkan figur tertentu.

“Pak Jokowi siap bekerja keras untuk PSI. Sekarang pertanyaannya, apakah seluruh kader PSI siap bekerja sekeras Pak Jokowi?” pungkasnya

image_print
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.