Ia mengingatkan bahwa aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti menjadi bahan perdebatan di media sosial maupun pernyataan politik. Aspirasi tersebut harus ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan dan proses politik yang bertanggung jawab.
Habib Umar juga memperingatkan bahwa kekecewaan masyarakat dapat semakin besar apabila para wakil rakyat dinilai tidak mendengarkan suara publik.
Karena itu, ia meminta anggota DPR menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.
“Ingat! Jangan lagi mempermalukan parlemen. Tunjukkan parlemen yang berpihak pada rakyat dan bangsa Indonesia dalam pengawasan yang sungguh-sungguh,” katanya.
Habib Umar berharap pemerintah dan DPR mampu membuktikan komitmen mereka melalui tindakan konkret, bukan hanya melalui janji maupun pernyataan politik.
Baginya, pembenahan pemerintahan, keterbukaan dalam menjawab persoalan publik, dan penegakan hukum yang adil menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi dan institusi negara.































































































Beri Komentar