Cut Zahrina juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, seniman, komunitas, dan lembaga kebudayaan guna memperkuat upaya pelestarian budaya Aceh.
Pembukaan festival turut dihadiri Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Imam Munandar, Inspektur Muharril Al Aqshar, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Besar Anwar Ahmad, Camat Peukan Bada beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta sejumlah tokoh masyarakat.
Melalui Festival Piasan Aceh Rayeuk 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap bahasa, adat, dan kesenian daerah semakin dekat dengan kehidupan generasi muda sehingga warisan budaya Aceh tetap terpelihara dan dapat diteruskan kepada generasi mendatang.***






























































































Beri Komentar