Selain kegiatan edukasi, CMSE 2026 juga menghadirkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant. Peserta pameran berasal dari OJK, SRO beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, perusahaan binaan IDX Incubator, asosiasi pasar modal, serta berbagai mitra lainnya.
Melalui pameran tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi langsung mengenai ekosistem pasar modal Indonesia sekaligus mengenal beragam produk dan layanan investasi yang tersedia.
Penyelenggaraan CMSE 2026 juga berlangsung di tengah pertumbuhan jumlah investor pasar modal nasional. Berdasarkan data per 15 Oktober 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 32.723.392 Single Investor Identification (SID), termasuk 10.301.974 SID investor saham.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal. Namun, peningkatan jumlah investor juga perlu diiringi dengan perluasan edukasi agar masyarakat tidak hanya mengenal investasi, tetapi mampu memahami karakteristik produk, potensi keuntungan, risiko, dan pentingnya mengambil keputusan berdasarkan tujuan keuangan.
Upaya memperluas jangkauan edukasi tersebut turut dilakukan melalui rangkaian Road to CMSE 2026 yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pasar modal.
Melalui penyelenggaraan CMSE 2026, BEI berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal pasar modal dan memiliki bekal pengetahuan untuk memulai investasi secara bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang matang dan konsistensi, investasi diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen dalam mempersiapkan masa depan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.[]


















































































































Komentar Terbaru