“Juga ada pembangunan bendung karet di Lambaro untuk mendukung kapasitasi produksi air minum PERUMDAM Tirta Daroy. Kemudian pembangunan rumah layak huni di Gampong Deah Raya. Tentunya kebutuhan pendanaan tersebut didukung sebagian besarnya dari dana APBN yang telah kita upayakan di akhir tahun 2022 yang lalu, mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kita semua,” ungkap Bakri Siddiq.
Laporan dari Bappeda sebagai leading sektor digelarnya forum konsultasi publik, kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, OPD dilingkungan Pemko Banda Aceh, para Keuchik, para akademisi, keterwakilan stakeholder seperti pengusaha, perbankan, unsur kesehatan, forum anak, kelompok disabilitas, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, mahasiswa, tokoh perempuan dan tokoh media.
“Tujuannya adalah untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan pada tahap awal untuk menghimpun aspirasi dan harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan Kota Banda Aceh Tahun 2024,” ujar Mahdani, ketua panitia yang juga Kabid Litbang Pengendali Program dan Evaluasi Bappeda Kota Banda Aceh.
Katanya, pelaksanaan forum konsultasi publik tersebut merupakan salah satu tahapan penyusunan RKPD sebelum dilaksanakannya Musrenbang Kecamatan dan Musrenbang RKPD tingkat kota.
Setelah resmi dibuka pj wali kota, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bappeda Provinsi Aceh, Bappeda Kota dan KIP Kota Banda Aceh.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab serta penandatanganan berita acara Forum konsultasi Publik Rancangan awal RKPD Kota Banda Aceh tahun 2024.[]































































































Beri Komentar