Pengungsi Rohingya di Indonesia
Awalnya, Rohingya pertama kali memasuki Aceh pada tahun 2009 dan diterima baik oleh masyarakat.
Namun seiring dengan berjalannya waktu, terdapat beberapa hal yang dilakukan pengungsi Rohingya dan membuat geram masyarakat Aceh.
Pada Minggu (22/3/2022), sebanyak 12 pengungsi kabur dari Kamp Aceh Besar. Sebelumnya pada Kamis (8/12/2022), mereka dikabarkan mencuri kelapa dan melanggar adat. Pengungsi ini tidak patuh dengan syariat, berbuat onar, dan jorok.
Dikarenakan semakin banyaknya pengungsi, warga Aceh kemudian mengambil sikap dengan menolak kedatangannya, seperti yang terjadi pada Minggu (19/11).
Padahal sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama, warga Aceh tetap memberikan sembako untuk bekal melanjutkan perjalanan.
Namun, ternyata hal itu juga tidak disambut baik oleh etnis tersebut, karena mereka justru membuang bantuan sebagai bentuk protes.
Melihat hal itu, warga Aceh kemudian semakin yakin dengan keputusan untuk tidak menerima mereka.
Walaupun banyak sisi yang menekan Indonesia untuk menerima pengungsi, seperti yang dilakukan oleh Amnesty Internasional.


























































































Beri Komentar