Hingga korban tak lagi bergerak dan tak dapat memberikan perlawanan terhadap perilaku sadis pelaku. “Tersangka kemudian melakukan pemerkosaan kepada korban,” ungkapnya.
Usai puas melampiaskan nafsu bejat kepada korban yang tak lagi bergerak, pelaku pun mulai merencanakan aksi selanjutnya. Indra Septiarman buru-buru menguburkan pelaku yang saat itu belum diketahui dalam kondisi sudah meninggal ataupun tidak.
“Tersangka ini sehabis melakukan penyekapan dan pemerkosaan, tersangka langsung menguburkan korban,” katanya. Kepolisian pun menduga aksi penyekapan pelaku tersebut membuat korban telah kehilangan nyawanya.
Hal itu dikuatkan dengan adanya hasil Tim Forensik yang menunjukkan jika korban telah meninggal dunia saat dikuburkan. “Tim forensik sampaikan bahwa tidak ada bukti tenggorokan kotor atau udara masuk di paru-paru korban,” katanya.
Kendati demikian, Suharyono mengungkap pihaknya akan memberi keterangan detail penyebab kematian korban usai hasil otopsi rampung keseluruhan.
“Kuat dugaan sudah meninggal, tapi akan kami sampaikan lebih lengkapanya melalui hasil autopsi,” pungkasnya



















































































































Komentar Terbaru