“Fokus dakwah di perbatasan sebuah cita-cita lama yang kini baru terwujud dan ini bukan gerakan dakwah yang mudah, butuh kerja keras, tenaga, dana, fikiran yang maksimal untuk menjalankan program dakwah sepanjang perbatasan dan wilayah luar Aceh,” pungkasnya.
Dengan penyerahan ini, diharapkan Siti Zahra dan Siti Rahmah dapat melanjutkan pendidikan mereka dengan lebih baik, serta kembali mendapatkan pembinaan agama yang sesuai dengan keyakinan asalnya. Pemerintah Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program dakwah dan pendidikan di wilayah tersebut.[]




























































































Beri Komentar