Dia menegaskan pihak sekolah telah berupaya melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan untuk meminta perpanjangan waktu dan pembukaan kembali akses PDSS.
“Kami sudah tiga kali mengajukan permintaan perpanjangan waktu dan melakukan audiensi bersama sekolah lain yang mengalami kendala serupa di seluruh Indonesia. Kami juga telah menyampaikan kendala ini melalui email ke pihak terkait,” jelas Taupik.
Para siswa dan orang tua kini masih menunggu respons dari pihak sekolah yang tengah berangkat ke Jakarta untuk mendatangi kementerian terkait permintaan solusi atas masalah ini.
“Pihak sekolah berharap ada kebijakan khusus agar siswa tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti SNBP tahun ini,” tandasnya.
Sumber: Media





























































































Beri Komentar