Di tahun 2002, ia kemudian melanjutkan studinya di University of Tokyo, Jepang.
Brian Yuliarto kembali menempuh studi lagi di tahun 2005 di University of Tokyo, Jepang untuk pendidikan S3.
Setelah mendapatkan gelar PhD, Brian Yuliarto menjadi peneliti post-doktoral di The National Institute of Advanced Industrial Science and Technology (AIST) Jepang.
Kemudian di tahun 2006, Brian Yuliarto mengambil keputusan untuk mengabdi di Indonesia dengan dosen dan peneliti ITB hingga sekarang.
Brian Yuliarto memegang sejumlah jabatan strategis selama di ITB.
Ia pernah dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Program Studi Teknik Fisika ITB.
Kemudian menjadi Kepala Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi ITB (2018-2020), dan Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB (2020-2025).
Bahkan, Mendikti Saintek Kabinet Merah Putih ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, ITB 2025-2029.
Selai sebagai dosen dan wakil rektor, Brian juga dikenal aktif meneliti.
Brian Yuliarto telah menelurkan 343 publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional
Sumber: Media































































































Beri Komentar