Dalam paparannya, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman menegaskan pentingnya paradigma “Ilmu Budi Bakti” dalam pendidikan Islam.
“Ilmu bukan sekadar pencapaian intelektual, tetapi harus membawa manusia pada pengabdian sosial dan spiritual,” ujar Mujiburrahman.
Guru besar Pemikiran Pendidikan Islam ini menjelaskan bahwa pendidikan Islam berpijak pada dua arus besar yakni peradaban wahyu dan peradaban nalar. Keduanya harus diintegrasikan dalam manajemen pendidikan modern.
“Manajemen Pendidikan Islam (MPI) hari ini tidak cukup bicara administrasi. Ia harus menyentuh aspek etika, spiritualitas, dan keadaban,” katanya.
Lebih lanjut, Mujiburrahman menyoroti urgensi adaptasi MPI terhadap dunia digital.
“Kita harus mampu menjawab tantangan pembelajaran jarak jauh dan transformasi teknologi tanpa kehilangan dimensi afektif dan moral. Pendidikan tetap harus membentuk manusia utuh yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberi manfaat,” tambahnya. []































































































Beri Komentar