UPDATE

EKONOMIDIGITAL

Perkembangan Bitcoin dan ETH di Tengah Ekonomi Global

Gejolak ekonomi global tentunya sangat sensitive terhadap harga cryptocurrency. Dampak yang ditimbulkan berpengaruh terhadap Bitcoin dan Ethereum. Sehingga banyak trader dan investor yang selalu melakukan riset.

Untuk memaksimalkan keuntungan kini trader bisa melakukan trading bitcoin leverage 25x, yang mampu meningkatkan keuntungan sesuai dengan leveragenya. Meski demikian, trading futures ini lebih beresiko besar dibandingkan trading spot.

Karena itulah dengan kemampuan membaca kurs aset crypto seperti kurs eth, dan membaca pergerakan pasar maka kamu telah melakukan analisa teknikal. Meski demikian, analisa fundamental terhadap ekonomi global juga dibutuhkan. Seperti pergerakan dolar AS.

Dolar AS Berfluktuasi, Dunia Beralih ke Emas dan Bitcoin sebagai Pelindung

Menurut YouTuber dan analis cryptocurrency Lark Davis, dunia memang tidak secara terbuka menolak dolar AS, tetapi pelan-pelan menjauh. Penurunan nilai indeks dolar AS dari 104 menjadi 99 mungkin tampak kecil, tetapi menurut Davis, perubahan ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi global. Davis menyatakan bahwa selama beberapa dekade terakhir, sistem finansial global bergantung pada dolar AS. Sejak kesepakatan Bretton Woods pada tahun 1944, hampir semua transaksi internasional, terutama dalam sektor energi, menggunakan mata uang ini.

Hal ini memberikan Amerika Serikat kartu kredit global yang dapat dicetak kapan saja, sementara negara lain harus menanggung konsekuensinya. Tetapi ketika China dan Rusia melakukan transaksi menggunakan yuan, rubel, dan bahkan Bitcoin, kepercayaan terhadap dolar AS mulai memudar.

Dilema Triffin dan Siklus Kejatuhan Kekaisaran

Salah satu elemen penting dalam sistem ini dikenal sebagai Dilema Triffin. Amerika Serikat perlu menjaga defisit perdagangan untuk memenuhi permintaan global terhadap dolar AS. Sayangnya, strategi ini merugikan ekonomi domestik. Davis menjelaskan bahwa ini merupakan tombol penghancur diri yang tertanam dalam sistem tersebut. Ketika negara-negara asing mulai meragukan stabilitas dolar AS.

Peralihan Sentralisasi: Emas dan Bitcoin Semakin Dilirik

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh bank sentral global di tengah ketidakpastian ini? Menurut Davis, mereka tidak berbondong-bondong membeli yuan atau euro. Sebaliknya, mereka mengumpulkan lebih dari 1.000 ton emas. Alasannya? Emas dianggap sebagai aset netral yang tidak dapat disita. Namun, kejutannya Bitcoin perlahan-lahan menarik perhatian institusi besar. Beberapa dana kekayaan negara dan institusi besar telah mulai menjadikan Bitcoin sebagai salah satu lindung nilai terhadap penurunan nilai dolar AS.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.