UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Santriwati yang Dianiaya Teman di Ponpes Sleman Alami Trauma, Mau Pindah Agama

Pada 2022 itu, S telah menyurati terduga pelaku untuk tak lagi berbuat demikian kepada KE. Namun kejadian tetap berulang di 2025 ini.

Lapor Polisi

Kasus ini dilaporkan ke Polsek Turi, Sleman pada 29 Juni 2025. Lalu dilimpahkan ke Polresta Sleman pada 3 Juli 2025.

Informasi yang S terima dari petugas keluarga terduga pelaku ingin mengajukan mediasi. S menyampaikan ke polisi tak bersedia mediasi.

“Jadi saya sudah balas. Saya tidak bersedia. Karena saya juga tanda tanya besar, kenapa kok mereka mau berdamai lewat jalur polisi? Padahal, sebenarnya, orang tuanya itu kenal dengan saya. Bukan orang yang enggak saling tahu,” tegasnya.

Kata Polisi

Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo mengatakan keluarga korban telah melaporkan kasus ini.

“Sudah dalam penanganan sejak dilaporkan,” kata Edy dikonfirmasi, Rabu (20/8).

Edy belum menjelaskan secara rinci dugaan kekerasan di pesantren ini. Namun, dia menuturkan pihak yang terlibat anak-anak di bawah umur.

“Mereka anak-anak di bawah umur keduanya,” jelasnya.

“Saat ini (kasus) masih ditangani Satreskrim,” bebernya.

image_print
1 2
Story Terbaru
Tidak dapat memuat data story terbaru.
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.