“Sinergitas adalah kunci. Dengan kebersamaan dan kekompakan, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik dalam bidang keamanan, sosial, maupun penanggulangan bencana. Kodam IM siap bersinergi penuh dengan Polda Aceh demi kepentingan rakyat dan negara,” tegas Pangdam.
Lebih jauh, Pangdam berharap hubungan harmonis TNI–Polri di Aceh dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Menurutnya, hubungan baik antar-institusi tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap aparat negara.
“Harapan kita bersama, sinergitas ini semakin memperkokoh kepercayaan rakyat. Pada dasarnya, TNI dan Polri hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat, dan mengabdi sepenuhnya untuk rakyat,” pungkas Pangdam.
Sejalan dengan pernyataan Pangdam IM dan Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Yudi Triadi, juga menekankan pentingnya sinergi antar Forkopimda Aceh. Ia menyampaikan bahwa koordinasi antara Kodam IM, Polda Aceh, dan Kejati Aceh merupakan faktor penting dalam mewujudkan suasana aman dan kondusif di Aceh.
“Sinergi yang erat antara TNI, Polri, dan Kejaksaan menjadi kekuatan besar dalam menghadapi tantangan di Aceh. Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga demi masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera,” ujar Kajati.
Sebagai bentuk penghargaan, kegiatan silaturahmi tersebut ditandai dengan pertukaran plakat dan penyerahan cinderamata antara Pangdam IM dan Kapolda Aceh. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama, yang mencerminkan kekompakan, soliditas, serta semangat kebersamaan antara TNI–Polri di Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM turut didampingi oleh para Asisten Kasdam IM. Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat sinergi menjadi gambaran nyata betapa pentingnya kolaborasi TNI–Polri dalam menjaga kedamaian, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Aceh.[]

















































































































Komentar Terbaru