UPDATE

DUNIA
INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Analisis Prof Jiang Xueqin: Sejumlah Faktor Melemahkan Posisi AS dalam Konflik dengan Iran

Apabila konflik menyebabkan negara-negara tersebut tidak dapat mengekspor minyak secara normal, aliran dana ke pasar Amerika dapat terganggu. Dalam skenario ekstrem, kondisi ini dinilai berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi AS secara lebih luas.

Keterbatasan Taktik dan Dukungan Politik Domestik

Di sisi lain, Jiang menilai bahwa tujuan Amerika Serikat untuk mendorong perubahan rezim di Iran tidak dapat dicapai hanya melalui serangan udara.

Operasi semacam itu, jika ingin menghasilkan perubahan politik fundamental, kemungkinan memerlukan keterlibatan pasukan darat dalam skala besar.

Namun, menurutnya, pemerintah AS menghadapi keterbatasan dukungan publik untuk kembali terlibat dalam perang darat di Timur Tengah.

Trauma konflik panjang di Irak dan Afghanistan masih membekas dalam opini publik Amerika, sehingga ruang manuver politik untuk eskalasi militer besar dinilai terbatas.

Secara keseluruhan, analisis Prof. Jiang Xueqin menyoroti bahwa potensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran bukan hanya persoalan militer semata, melainkan juga pertarungan ketahanan ekonomi, dukungan politik domestik, serta stabilitas sistem keuangan global.

Meski demikian, dinamika geopolitik bersifat sangat cair dan dipengaruhi banyak variabel. Perkembangan di lapangan, posisi sekutu, serta respons komunitas internasional akan sangat menentukan arah dan dampak konflik ke depan. (*)

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.