UPDATE

AMERIKAINTERNASIONAL

UFO Files Dirilis, Astronot Apollo Ungkap Ada Makhluk Asing di Bulan

“Ya. Sekarang Anda bisa melihat beberapa bentuknya. Mereka terlihat sangat bergerigi, seperti fragmen bersudut yang sedang berjatuhan,” Evans kembali melaporkan.

Dokumen transkrip menunjukkan fenomena tersebut muncul sesaat setelah para astronot menyalakan pendorong untuk mengubah arah pesawat. Para kru mulai melihat partikel terang dan pecahan berbentuk sudut bergerigi melayang melewati jendela kapsul.

Jack Schmitt bahkan menggambarkan pemandangan itu seperti jendela empat Juli, dengan potongan-potongan besar bercahaya yang bergerak perlahan di sekitar kapsul.

Para astronot juga mendeskripsikan objek-objek tersebut sebagai benda padat, bukan cairan, sangat terang, dan sebagian besar bergerak mengikuti arah pesawat ruang angkasa. Namun, beberapa objek terlihat melesat lebih cepat dibanding yang lain. Ron Evans disebut turut mengambil foto dari fenomena tersebut.

Apollo 12 Juga Melaporkan Penampakan Aneh

Tiga tahun sebelumnya, misi Apollo 12 pada 1969 juga melaporkan kejadian misterius ketika mendekati permukaan Bulan. Saat menggunakan teleskop khusus bernama Alignment Optical Telescope untuk mengamati bagian gelap langit, salah satu astronot modul Bulan melaporkan melihat kilatan cahaya dan partikel yang melintas dengan cepat.

Tiga awak misi tersebut, Pete Conrad dan Alan Bean di modul pendaratan Bulan Intrepid, serta Dick Gordon di modul komando Yankee Clipper, mengatakan benda-benda itu tampaknya berasal dari belakang pesawat sebelum bergerak menjauh ke luar angkasa.

“Mereka benar-benar keluar dari sini dan langsung menuju bintang-bintang,” ungkap Alan Bean.

Beberapa gambar dari misi Apollo 12 yang turut dirilis dalam UFO Files juga memperlihatkan objek terang di luar angkasa yang terlihat dari permukaan Bulan.

Sekretaris Pers NASA Bethany Stevens mengeluarkan pernyataan resmi terkait perilisan dokumen tersebut.

“NASA mendukung penuh arahan Presiden Trump untuk menghadirkan transparansi yang lebih besar kepada rakyat Amerika terkait fenomena anomali tak dikenal atau UAP,” kata Stevens.

“NASA turut berkontribusi dalam upaya antarlembaga yang dipimpin Departemen Perang dan Kantor Resolusi Anomali Seluruh Domain (AARO). Kami mendukung upaya mereka untuk membagikan lebih banyak informasi kepada publik,” tambahnya.

Ia juga menegaskan NASA tetap melanjutkan misi eksplorasi luar angkasa.

“NASA akan terus menjalankan misi kami untuk mengeksplorasi dan menemukan, sekaligus memperluas pemahaman manusia tentang planet ini dan alam semesta di sekitar kita,” tutup Stevens.

Perilisan UFO Files ini kembali memicu perdebatan global mengenai keberadaan fenomena misterius di luar angkasa yang selama puluhan tahun menjadi teka-teki.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.