UPDATE

DUNIA
INTERNASIONALPALESTINA

Siapa Ben Gvir yang Injak-Injak Relawan Global Sumud?

BANDA ACEH – Video yang diunggah Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Itamar Ben Gvir menunjukkan penganiayaan peserta Global Sumud Flotilla yang diculik Israel memicu kemarahan dunia. Siapa sebenarnya tokoh sayap kanan Israel itu?

Nama Itamar ben Gvir belakangan mulai naik daun seturut penerobosan berulang kalinya ke Masjid al-Aqsa, baik sebagai politikus maupun menteri. ia bernafsu menghancurkan situs-situs Muslim di sana dan menggantikannya dengan bangunan Yahudi.

Sejak terpilih sebagai menteri pada 2022, pria berusia 50 tahun itu semakin sering melakukan aksi itu. Provokasinya tersebut jadi salah satu alasan kelompok perlawanan Palestina melancarkan serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023.

Bagaimanapun, jejak ekstremisme Ben Gvir jauh lebih lama mengakar. Ben-Gvir telah dihukum delapan kali karena pelanggaran yang mencakup rasisme dan mendukung organisasi teroris.

Tentara Teroris Israel melarangnya melakukan wajib militer ketika ia masih remaja, karena menganggap pandangannya terlalu ekstrem.

Ben-Gvir mendapatkan ketenaran di masa mudanya sebagai pengikut mendiang rabi radikal Meir Kahane.

Ia pertama kali menjadi tokoh nasional ketika ia memecahkan hiasan kap mobil Perdana Menteri Yitzhak Rabin pada tahun 1995.

“Kami mendatangi mobilnya, dan kami akan menemuinya juga,” katanya, hanya beberapa minggu sebelum Rabin dibunuh oleh ekstremis Yahudi yang menentang upaya perdamaiannya dengan Palestina.

Kondisi para peserta Global Sumud Flotilla yang diculik Israel setibanya di Pelabuhan Ashdod, Rabu (20/5/2026).

Dua tahun kemudian, Ben-Gvir mengambil tanggung jawab untuk mengatur kampanye protes, termasuk ancaman pembunuhan, yang memaksa penyanyi Irlandia Sinead O’Connor membatalkan konser perdamaian di Yerusalem.

Kebangkitan Politik Ben-Gvir adalah puncak dari upaya bertahun-tahun anggota parlemen yang paham media untuk mendapatkan legitimasi. Namun hal ini juga mencerminkan pergeseran pemilih ke sayap kanan di Israel yang membawa ideologi agama dan ultranasionalisnya ke dalam arus utama dan menghilangkan harapan bagi kemerdekaan Palestina.

Ben-Gvir dilatih sebagai pengacara dan memperoleh pengakuan sebagai pengacara pembela yang sukses bagi ekstremis Yahudi yang dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.

Ben-Gvir yang blak-blakan juga menjadi tokoh populer di media, membuka jalannya untuk memasuki dunia politik. Dia pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen pada tahun 2021.

Ben-Gvir menyerukan deportasi lawan politiknya. Dalam sebuah episode pada tahun 2022, dia mengacungkan pistol dan mendorong polisi untuk menembaki pelempar batu Palestina di lingkungan Yerusalem yang tegang. Dalam jabatan Kabinetnya, Ben-Gvir mengawasi kepolisian negara tersebut. Dia menggunakan pengaruhnya untuk mendorong Netanyahu agar terus melanjutkan perang di Gaza dan baru-baru ini sesumbar bahwa dia telah menghalangi upaya-upaya mencapai gencatan senjata di masa lalu.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
Tidak dapat memuat data story terbaru.
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.