UPDATE

DUNIA
INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Rincian Kesepakatan Damai AS-Iran Bocor ke Media, Ini Poin-Poinnya

Mehr melaporkan negosiasi akhir hanya akan berfokus pada nasib material yang diperkaya dan kegiatan pengayaan, pencabutan sanksi, dan rekonstruksi ekonomi Iran. Laporan tersebut menambahkan bahwa program rudal Iran dan dukungan untuk kelompok perlawanan “secara definitif” dikecualikan dari agenda negosiasi akhir.

Rencana rekonstruksi, kesepakatan akhir

Draf tersebut mengharuskan AS dan sekutunya untuk menyampaikan rencana rekonstruksi untuk Iran senilai setidaknya 300 miliar dolar AS (Rp5.318 triliun/Rp17.700 per dolar AS). Disebutkan juga bahwa kesepakatan akhir akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB. Mehr melaporkan bahwa negosiasi akhir tidak akan dimulai sebelum setengah dari aset Iran yang dibekukan dilepaskan, sanksi terhadap minyak Iran ditangguhkan, dan blokade Angkatan Laut dicabut.

Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi  pada Senin (15/6/2026) pagi mengatakan bahwa nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat (AS) telah difinalisasi dan akan resmi ditandatangani pada Jumat (19/6/2026). Menurut laporan Mehr dilansir Anadolu, penandatanganan MoU akan digelar di Genewa, Swiss.

Menurutnya, pencabutan blokade maritim akan mulai dilaksanakan pada Ahad malam waktu AS. Gharibabadi menggambarkan MoU sebagai hasil tidak hanya dari diplomasi tapi juga pencapaian militer Iran selama konflik berlangsung.

“Musuh yang melancarkan serangan gagal di semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam mencapai kemenangan besar dalam perang,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa Iran telah menambahkan semua posisi-posisi kuncinya dan teks penuh dari MoU akan dipublikasikan setelah resmi ditandatangani. Menurut Gharibabadi, pejabat Iran juga akan menjelasakan beragam dimensi dan pencapaian dari itu melalui publik figur sebelum acara penandatanganan MoU.

Presiden AS Donald Trump pun sudah mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Iran telah sepenuhnya tercapai dan mengumumkan pembukaan Selat Hormuz bersamaan dengan pencabutan blokade maritim AS.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran sekarang komplet,” kata Trump lewat unggahan di Truth Social.

Dia menambahkan bahwa dia telah mengautorisasi “pembukaan Selat Hormuz tanpa tol” bersamaan dengan “pencabutan segera” blokade maritim AS.

Pencairan aset

AS berjanji mencairkan aset luar negeri milik Iran senilai 24 miliar dolar AS (sekitar Rp427 triliun), dengan separuh dari jumlah itu harus dikembalikan kepada Iran sebelum penandatanganan nota kesepahaman antara kedua negara, demikian laporan kantor berita Iran, Mehr, mengutip rancangan memorandum tersebut.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.