UPDATE

NASIONAL

Banyak Prediksi Abdul Wahid Divonis Bebas Ternyata Dua Tahun Penjara

Tentu itu cuma satire. Putusan banding tidak bekerja memakai rumus diskon supermarket. 

Hakim tingkat banding bisa menguatkan, memperberat, memperingan, bahkan dalam kondisi tertentu membebaskan terdakwa bila pertimbangan hukumnya berbeda. Tidak ada kalkulator sakti otomatis mengubah 8 tahun menjadi nol.

Tetapi rakyat telanjur kenyang menonton drama hukum yang plot twist-nya lebih liar dari sinetron ijazah. 

Maka begitu Abdul Wahid langsung menyatakan banding karena merasa hakim mengabaikan fakta persidangan dan tetap menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pemerasan, publik spontan saling pandang sambil tersenyum kecut.

Jaksa KPK sendiri memilih masih pikir-pikir. Padahal tuntutannya jauh lebih tinggi dari putusan hakim. Kedua pihak kini memiliki waktu tujuh hari kerja untuk mengajukan memori banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Akhirnya, drama ini belum tamat. Episode dua sudah selesai. Episode tiga bernama banding segera tayang. 

Rakyat hanya bisa duduk sambil menyeruput kopi khas Riau, memandangi Sungai Siak mengalir tenang, lalu bergumam, “Semoga hukum kita tidak berubah seperti kabut pagi di atas Sungai Siak. 

Dari kejauhan kelihatan tebal, begitu didekati… eh, pelan-pelan menghilang.”

“Dari tuntutan 8,5 tahun vonis 2 tahun, Bang.”

(Mantan Wartawan)

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.