UPDATE

NASIONAL

Luhut Bela Syahganda: Pejabat Malaysia Jangan Baper

BANDA ACEH -Praktisi hukum dan pemerhati kebijakan publik, Luhut Parlinggoman Siahaan meminta pejabat Malaysia tidak berlebihan menyikapi pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan terkait kabut asap lintas batas.

“Jangan baper. Kalau ada yang perlu diluruskan, sampaikan melalui komunikasi yang baik. Persoalan lingkungan seperti kabut asap tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menyudutkan,” kata Luhut di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Menurut Luhut, perbedaan pandangan antara Indonesia dan Malaysia seharusnya disikapi secara proporsional dan tidak berkembang menjadi polemik Politik yang kontraproduktif.

Indonesia memang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga hutan dan lingkungan. Namun, persoalan kabut asap juga perlu dibahas secara objektif dengan mengedepankan kepentingan bersama.

Luhut menambahkan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan langkah serius, mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum. Faktor cuaca dan iklim dapat memperburuk kebakaran, tetapi tidak menghilangkan pentingnya upaya pencegahan.

Ia pun meminta pihak-pihak yang keberatan dengan pernyataan Syahganda menempuh jalur komunikasi dan diplomasi.

“Kalau ada perbedaan pandangan, mari dibahas melalui jalur diplomasi. Indonesia dan Malaysia sama-sama berkepentingan menjaga hubungan baik,” pungkasnya.

Syahganda sebelumnya menyebut karhutla terjadi bukan sepenuhnya akibat kesalahan manusia, namun ada fenomena alam yang turut terjadi.

“Jadi kita juga minta kepada semua (negara) tetangga untuk mengerti, ini adalah di luar beyond human eror. Ini benar-benar alam,” kata Syahganda, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Sontak pernyataan Syahganda turut memantik respons pejabat Malaysia. Salah satunya disampaikan Pemimpin Pengimbang Dewan Undangan Negeri (DUN) Johor Andrew Chen Kah Eng.

“Rakyat Malaysia menderita akibat pencemaran ini, tetapi pejabat Anda justru seolah mempermainkan kesehatan kami,” kata Andrew. 

image_print

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.