BANDA ACEH – Roy Suryo mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang sidang pembuktian kasus dugaan ijazah palsu yang dikabarkan akan menghadirkan mantan Presiden Joko Widodo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengaku tidak menyiapkan hal khusus untuk menghadapi Jokowi dalam persidangan mendatang.
“Enggak ada, persiapan apa? Enggak ada lah biasa. Emang Jokowi siapa?,” kata Roy Suryo, Kamis (29/10/2026).
Sebagai informasi, dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang menjerat Roy Suryo, Joko Widodo belum pernah dihadirkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Atas dasar itu, Roy mendesak majelis hakim PN Jakarta Timur untuk memanggil Jokowi agar menunjukkan ijazah asli yang menjadi pokok persoalan dalam perkara tersebut.
Roy Suryo juga mengapresiasi Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Timur, Cristina Endarwati, yang telah meminta jaksa penuntut umum (JPU) segera menghadirkan Jokowi dalam persidangan.
“Kami sudah terus mengingatkan agar dihadirkan ijazah yang disebut-sebut itu asli ijazah. Kedua, dihadirkan orang yang didaftar sebagai saksi yaitu Joko Widodo,” ungkap Roy.
Persiapan Pertanyaan Secara Matang
Sementara itu, kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, mengatakan timnya tetap menyusun sejumlah pertanyaan secara matang untuk menghadapi Jokowi dalam persidangan, meskipun Roy mengaku tidak memiliki persiapan khusus.
Refly juga menyiapkan strategi agar waktu sidang pembuktian tidak habis karena perdebatan.
“Kita mewaspadai sebuah strategi persidangan yang tidak menguntungkan. Misalnya, misal ya, hakimnya kemudian karena ada perasaan tidak enak ini mantan kepala negara, lalu membatasi waktu misalnya. Kemudian jaksa atau penuntut umum mengganggu,” terangnya.
Menurut Refly, konsentrasi selama persidangan sangat penting apabila Jokowi hadir.
Dengan begitu, pihaknya dapat mengajukan pertanyaan yang langsung menyentuh pokok perkara.
Ia juga mengimbau para pendukung dugaan ijazah palsu yang berencana hadir di PN Jakarta Timur untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Karena itu ini tantangan bagi kita untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya, terutama pertanyaan-pertanyaan apa saja yang harus kita tanyakan dan itu preset, ya, memang well-prepared,” imbuhnya
















































































































Komentar Terbaru