Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan alih komando dan pengendalian (Kodal) Yonif TP 114/SM sebagai bagian dari penataan organisasi dan pembinaan satuan untuk mewujudkan sistem kendali yang lebih efektif, terarah, dan berkesinambungan.
Dalam kaitan tersebut, Pangdam IM menyampaikan apresiasi kepada Letkol Inf Arlin Juniaman Zai, S.Sos., Danyonif 111/KB Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, yang hadir mewakili pejabat Brigif 25/Siwah, atas dukungan dan kerja sama dalam proses pelaksanaan alih Kodal Yonif TP 114/SM.
Sementara itu, kepada Kolonel Inf Raden Aldi Wibisono selaku Danbrig TP 47/AR Kodam Iskandar Muda, Pangdam berharap proses alih Kodal dapat ditindaklanjuti secara optimal melalui koordinasi yang solid, kejelasan tanggung jawab, serta kesiapan personel dan satuan dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas.
Pangdam juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat agar senantiasa menjaga komunikasi, koordinasi, dan sinergi sehingga proses peralihan kendali dapat berjalan tertib dan profesional tanpa mengganggu kesinambungan tugas satuan. Kesiapan operasional, pembinaan personel, serta pemenuhan kebutuhan organisasi harus tetap menjadi perhatian utama.
Lebih lanjut, Pangdam IM menegaskan bahwa tradisi satuan memiliki makna yang lebih mendalam daripada sekadar kegiatan seremonial. Tradisi merupakan bentuk penghormatan terhadap setiap pengabdian sekaligus sarana memperkokoh ikatan persaudaraan, kebersamaan, dan soliditas dalam keluarga besar Kodam Iskandar Muda.
Nilai-nilai kejuangan, loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian harus senantiasa tertanam dalam diri setiap prajurit dan PNS TNI, serta diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di mana pun berada dan bertugas.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam IM mengajak seluruh keluarga besar Kodam Iskandar Muda untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kekompakan, dan menjaga soliditas satuan serta senantiasa memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Hal tersebut, khususnya, diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan dan mendukung percepatan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Aceh.
Kepada para pejabat yang menerima amanah baru, Pangdam berpesan agar melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, serta senantiasa berpedoman pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam setiap pengabdian.
Melalui pergantian kepemimpinan, tradisi satuan, dan alih Kodal ini, Kodam Iskandar Muda diharapkan semakin memperkuat kesinambungan organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan satuan, serta memantapkan kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi tantangan tugas ke depan demi kepentingan bangsa dan negara serta kesejahteraan masyarakat Aceh.[]
















































































































