Menurutnya, keberhasilan sebuah proyek kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari pencapaian saat pameran, tetapi juga dari manfaat nyata dan keberlanjutan program setelah kegiatan berakhir. Ia berharap bumbu tabur instan daun kari dapat menjadi alternatif inovasi kuliner yang memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih kreatif mengolah potensi bahan lokal.
Sementara itu, Ketua Kelompok Seni Budaya dan Kuliner, Arifin Harza, S.Sn., menyampaikan bahwa raihan Juara II Terbaik merupakan hasil kolaborasi, komitmen, dan kontribusi seluruh anggota tim sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pengembangan produk, hingga presentasi karya.
Ia berharap inovasi tersebut dapat terus disempurnakan sehingga tidak hanya menjadi hasil pembelajaran akademis, tetapi juga memiliki peluang untuk diperkenalkan dan dikembangkan secara lebih luas di tengah masyarakat.
Adapun anggota Tim Seni Budaya dan Kuliner yang terlibat dalam proyek ini terdiri atas Rayda Muna Sarah, Maryulan Ulfa, Josa Aldin, Zuhri Aradika, Sri Wahyuni, Khairina Putri, Nur Fadhilah, Cut Raihan, Annisa, Santi Ahmalia, dan Ulfa Maulida. Seluruh anggota berkolaborasi dan berbagi peran dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pengembangan produk, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pelaksanaan gelar karya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Projek Kepemimpinan dalam program PPG dapat menjadi ruang pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan kreativitas, inovasi, kerja sama, dan kepedulian sosial. Melalui pengembangan ide sederhana yang berangkat dari potensi lokal, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga memberikan manfaat dan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Projek Kepemimpinan merupakan salah satu bentuk aktivitas pembelajaran dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang bertujuan mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, pemecahan masalah, serta kepedulian sosial mahasiswa melalui perencanaan dan pelaksanaan proyek yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.[]



















































































































