BANDA ACEH, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar akan menggelar kegiatan retret bagi para keuchik sebagai upaya memperkuat kapasitas dan integritas kepemimpinan pemerintahan gampong.
Kegiatan tersebut merupakan gagasan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dan Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil setelah keduanya mengikuti retret kepala daerah tingkat nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Jakfar, SP., M.Si., mengatakan, gagasan pelaksanaan retret bagi para keuchik berangkat dari pengalaman Bupati dan Wakil Bupati saat mengikuti kegiatan serupa di tingkat nasional.
Menurutnya, keduanya menilai kegiatan retret memiliki manfaat besar dalam memberikan pembekalan, menyelaraskan visi, serta memperkuat kepemimpinan. Karena itu, pengalaman tersebut ingin diterapkan di lingkungan pemerintahan gampong di Aceh Besar.
“Bapak Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dan Bapak Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil termasuk kepala daerah yang berkesempatan mengikuti kegiatan retret kepala daerah se-Indonesia. Berawal dari pengalaman kegiatan beliau berdua dan menganggap kegiatan retret seperti ini sangat bermanfaat bila dapat dilaksanakan di Aceh Besar. Bupati Aceh Besar yang akrab disapa Syech Muharram ini menggagas program spektakuler ini, yakni menyelenggarakan kegiatan retret bagi para keuchik di Aceh Besar,” ujarnya di Kota Jantho, Jumat (6/11/2026).
Jakfar menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung tema “Memperkuat Kepemimpinan Keuchik untuk Mewujudkan Pemerintahan Gampong yang Profesional, Akuntabel, Responsif, Mandiri, dan Berdaya Saing.”
Selain tujuan utama tersebut, retret diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran informasi pembangunan antarpimpinan pemerintahan gampong.
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyelaraskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan program pembangunan yang dilaksanakan para keuchik di gampong masing-masing, sekaligus memperkuat integritas kepemimpinan di tingkat gampong.
“Keuchik sebagai pimpinan pemerintahan di gampong merupakan perpanjangan tangan sekaligus pelaksana kebijakan dan pembangunan pemerintah kabupaten yang langsung berada di tengah-tengah masyarakat. Kita ingin memperkuat kepemimpinan keuchik untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang profesional, akuntabel, responsif, mandiri, dan berdaya saing,” jelasnya.
Oleh karena itu, Pemkab Aceh Besar melalui DPMG memandang penting memberikan pembekalan kepada para keuchik. Melalui retret tersebut, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman mengenai arah kebijakan pemerintah kabupaten, sehingga program pembangunan dapat berjalan selaras di setiap gampong.

















































































































Komentar Terbaru