BANDA ACEH – Unggahan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai momen Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengambil map dokumen yang terjatuh saat menjadi saksi dalam sidang dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menuai tanggapan dari Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago.Melalui akun media sosialnya, PSI membagikan foto Jokowi yang terlihat membungkuk untuk mengambil dan merapikan map dokumen di lantai. Momen tersebut terjadi saat Jokowi memberikan kesaksian di PN Jakarta Timur pada Kamis (5/11/2026).
PSI menyebut sikap Jokowi selama persidangan menunjukkan ketertiban dan penghormatan terhadap proses hukum.
“Siapa yang tidak trenyuh melihat adegan ini? Pak Jokowi membungkuk untuk mengambil dan merapikan map dokumen saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Beliau menjalani proses persidangan dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap hukum. Tidak ada kesan jumawa sama sekali,” tulis PSI.
Menanggapi unggahan tersebut, Pangi menilai narasi yang membangun empati melalui momen kesedihan atau kesan sebagai pihak yang terzalimi mudah mendapat respons masyarakat.
“Jualan kesedihan terzalimi paling laku di Indonesia. Lagi ramai nangisin si Jack ngambilin map di lantai. Bagi masyarakat awam bisa netes air matanya,” kata Pangi.
Ia kemudian melontarkan kritik terhadap pemerintahan Jokowi selama 10 tahun menjabat sebagai presiden. Pangi menilai masyarakat mudah menunjukkan empati kepada mantan pemimpin, meskipun menurutnya masih ada persoalan dan pengalaman selama masa pemerintahan yang perlu diingat.
“Ramai-ramai empati, padahal sudah buat hidup lu tersiksa menderita, ugal-ugalan mengurus negara selama 10 tahun. Bangsa pelupa dan pemaaf. Tapi rakyatnya paling dermawan dan baik sama pemimpinnya,” ujarnya.
Pangi juga menyinggung isu Politik identitas yang menurutnya menjadi salah satu persoalan pada era pemerintahan Jokowi.
“Oh iya, jangan lupa di era si Jack kita dibenturkan politik identitas,” tambahnya.
Pernyataan Pangi tersebut merupakan tanggapan dan penilaian pribadinya terhadap unggahan PSI serta rekam jejak pemerintahan Jokowi.

















































































































Komentar Terbaru