JAKARTA – Masyarakat mendukung penindakan tegas aparat terhadap perusuh demo yang melakukan pembakaran serta pengrusakan fasilitas umum, namun mereka juga menuntut keadilan yang sama kerasnya kepada pejabat korup dan pelaku penyimpangan di lingkaran kekuasaan. Rakyat menilai, Presiden harus bertindak adil agar hukum tidak terlihat tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas.
“Kalau rakyat kecil yang merusak langsung ditangkap, maka pejabat yang korupsi dan menyalahgunakan jabatan juga harus segera dicopot dan dihukum. Jangan ada kompromi, karena dua-duanya menyengsarakan rakyat,” tegas Rahmat, tokoh pemuda di Jakarta, Senin (2/9/2025).
Dukungan terhadap langkah aparat muncul di berbagai daerah. Nuraini, pedagang kecil yang usahanya terdampak akibat kerusuhan, menuturkan bahwa perusakan membuat aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh. “Kami sudah susah berdagang, ditambah lagi kalau kios dan jalanan rusak. Kami ingin aparat bertindak tegas,” ucapnya.
Namun, masyarakat juga mengingatkan bahwa kerusuhan hanyalah salah satu persoalan. Tindakan korupsi dan kecurangan pejabat dianggap jauh lebih berbahaya karena merampas hak rakyat secara sistematis. “Jika Presiden ingin dipercaya, keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Jangan hanya keras ke perusuh, tapi lunak ke pejabat curang,” kata seorang aktivis mahasiswa sebuah PTN ternama di Jakarta.
Pemerintah melalui Menteri Pertahanan (Menhan) menegaskan negara tidak akan memberi ruang bagi tindakan anarkis, sementara Polri menegaskan siapa pun yang melakukan pengrusakan fasilitas umum akan diproses hukum. Dukungan dan desakan masyarakat diharapkan menjadi energi bagi pemerintah untuk menegakkan hukum secara menyeluruh, baik di jalanan maupun di lingkaran kekuasaan.


















































































































Komentar Terbaru