BANDA ACEH -Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Cibinong jatuh sakit usai terciduk simpan foto narapidana korupsi di rumah dinas.
Sebelumnya Ombudsman RI menggeledah Lapas Kelas IIA Cibinong yang dihuni sebagian koruptor di Indonesia.
Dari penggeledahan tersebut, Ombudsman RI menemukan sejumlah bangunan mewah dengan fasilitas mewah seperti Villa.
Di dalam salah satu bangunan mewah tersebut terdapat satu bingkai foto yang dipasang di atas nakas.
Foto tersebut diduga merupakan salah satu narapidana korupsi yang ditahan d Lapas Kelas IIA Cibinong.
Ombudsman RI pun meyakini bahwa bangunan-bangunan mewah tersebut merupakan fasilitas yang diberikan Lapas Kelas IIA Cibinong untuk para napi yang sanggup membayar.
Namun saat dikonfrontasi oleh Komisi XIII DPR RI, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyebut bahwa bangunan yang digeledah Ombudsman RI adalah rumah dinas para pejabat Lapas.
Sementara foto yang ditemukan di bangunan tersebut adalah milik salah satu narapidana korupsi Jimmy Masrin.
Namun Ditjen Pemasyarakatan masih membantah keras tuduhan jual beli fasilitas mewah di Lapas.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan bahwa foto tersebut merupakan hasil razia petugas Lapas yang kemudian ditaruh di dalam rumah dinas.
Klarifikasi Ditjen Pemasyarakatan itu kemudian dirasa janggal oleh anggota DPR RI Komisi XIII Yanuar Arif Wibowo.
Yanuar kemudian bertanya di mana foto tersebut ditemukan oleh Ombudsman RI.
Kemudian Kalapas IIA Cibinong menyebut foto itu ada di dalam Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIA Cibinong.
Saat ditanya keberadaan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Adi Nugroho Nur Wichaksono yang menyimpan foto narapidana itu, Kalapas menyebut pejabat yang bersangkutan jatuh sakit.
Disebutkan Adi mengalami sakit demam. Ketika ditanya apakah surat dokter Adi ada, Kalapas Kelas IIA Cibinong mengaku tidak memiliki surat dokter tersebut.
Hal ini kemudian membuat fraksi PKS itu mengamuk. Pasalnya pejabat Kelas IIA Cibinong itu sama saja mangkir dari panggilan DPR RI.
Pasalnya sekelas Menteri saja tidak boleh mangkir dari panggilan DPR RI apalagi pejabat Lapas.
Yanuar pun berkali-kali mendesak Kalapas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto agar jangan berbohong.
Menurut Yanuar kebohongan yang dirancang di hadapan masyarakat dan DPR RI sudah sia-sia lantaran skema kejahatannya sudah terlihat jelas.
Yanuar: “Itu ada pigura, ya, bingkai foto atas nama Jimi Mastrin. Ya, kan? Ini ada di rumah siapa, Pak Kalapas?”
Kalapas:”Siap, di rumah Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Bapak.”






























































































Beri Komentar