BANDA ACEH – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Sekjen DPP Partai Golkar, M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan Menteri Perindustrian baru ini menggantikan posisi Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya menjabat sejak era Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 hingga Kabinet Merah Putih 2024-2029.Pengumuman resmi pelantikan Sarmuji disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Sekretariat Negara (Setneg), Nanik Purwanti, dalam prosesi pelantikan di Istana Negara. “Muhammad Sarmuji sebagai menteri perindustrian,” demikian bunyi pengumuman resmi tersebut. Pelantikan Sarmuji sebagai Menperin berlangsung bersamaan dengan rangkaian pelantikan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya pada hari yang sama, termasuk pelantikan Kapolri baru dan Wakil Menteri Keuangan.
Sarmuji sendiri mengaku baru mendapatkan kepastian terkait jabatan barunya pada pagi hari sebelum pelantikan berlangsung. Kehadirannya di Istana Negara sebelumnya sempat memunculkan spekulasi publik mengenai posisi apa yang akan diembannya dalam jajaran kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Sosok Muhammad Sarmuji bukan nama baru di panggung Politik nasional. Sebelum menjabat Menteri Perindustrian, ia aktif sebagai anggota DPR RI selama tiga periode berturut-turut, yakni 2014-2019, 2019-2024, dan 2024-2026, mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur VI. Jabatan terakhirnya di parlemen adalah Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI dan juga pernah menjabat Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi sektor perdagangan, kawasan perdagangan, pengawasan persaingan usaha, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bidang yang dinilai relevan dengan tugas barunya di Kementerian Perindustrian.
Dari sisi latar belakang pendidikan, Menteri Perindustrian Sarmuji menempuh seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah di Jawa Timur, mulai dari SDN Medokan Ayu 270 Surabaya (lulus 1986), SMPN 17 Surabaya (1989), hingga SMAN 16 Surabaya (1992). Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Manajemen, Universitas Jember (Unej), dan lulus pada tahun 2000, sebelum menempuh pendidikan pascasarjana bidang ilmu administrasi di Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada 2005.
Selama masa kuliah di Universitas Jember, Sarmuji dikenal aktif berorganisasi, antara lain sebagai Ketua Koperasi Mahasiswa Unej periode 1996-1998 dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember periode 1998-2000. Rekam jejak organisasinya berlanjut di tingkat nasional sebagai Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Nasional Pengurus Besar HMI (2001-2002), Wasekjen DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia/AMPI (2003-2009), Ketua KNPI (2008-2011), hingga Sekjen PP Angkatan Muda Partai Golkar/AMPG (2010-2015).






























































































Beri Komentar