Sedangkan EVE merupakan program yang memberikan kesempatan kepada putra-putri Aceh besar khususnya warga Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung untuk mengenyam pendidikan setingkat D-III bidang teknik mesin dengan konsentrasi rekayasa industri semen yang dibiayai penuh oleh Perusahaan. Sejak tahun 2016-2023, SBA telah memberikan beasiswa EVE kepada 90 siswa-siswi terbaik dari Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung.
Nailus Sa’adah (23 tahun), salah satu alumni beasiswa EVE, menceritakan kisahnya selama mengeyam pendidikan EVE. Nailus merupakan penerima beasiswa EVE angkatan 14 tahun 2018. Nailus Sa’adah atau yang akrab dipanggil Nai sempat terancam tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya. Namun anak dari pasangan M. Ali Kasim dan Husniyah ini tak patah semangat, ia bertekad agar bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, karena Nai meyakini hanya dengan pendidikanlah tarah hidup keluarganya bisa naik tingkat.
Lantas, dimasa-masa yang membimbangkan ini, Nai mendapatkan informasi tentang beasiswa EVE dan Iapun mengikuti seluruh tahapan seleksinya. Hingga akhirnya Ia lulus dan mengikuti pendidikan EVE selama 3 tahun.
“Melalui beasiswa ini kami diajarkan banyak hal, mulai dari mekanik, mesin, hingga listrik, termasuk bisa merancang pembagian arus listrik. Apa yang diajarkan memang bisa langsung dimplementasikan ke dalam dunia kerja,” ujar alumni SMAN 1 Lhoknga ini.
Nailus Sa’adah ketika mengecheck kondisi peralatan di lapangan. |FOTO: Dok. Ist.
Nai mengatakan, penerima beasiswa EVE memang difokuskan dalam peningkatan skill dan kapasitas. Sehingga modal itu dapat di bawa ke dunia kerja. Terbukti, rekan-rekannya sebagai penerima beasiswa EVE saat ini banyak yang sudah memperoleh pekerjaan di sejumlah industri besar, baik di industri semen, pertambangan, perminyakan dan lain-lain.
Lulusan beasiswa EVE ini, kini sudah menjadi bagian dari SBA. Ia bertugas di bagian lingkungan. Nai kini bisa menarik napas lega. Ia tak perlu lagi dibayang-bayangi ketakutan karena tak bisa menggapai cita-citanya. Beasiswa EVE tak hanya memberinya kesempatan menimba ilmu dan meraih gelar Diploma di bidang Teknik Mesin, lebih dari itu, program ini telah membuka jalannya untuk merengkuh masa depan yang cerah. Dan yang paling membuat Nai bahagia, kini ia bisa turut menopang ekonomi keluarganya.
“Program beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian SBA dalam melahirkan generasi unggul yang kompeten dan berwawasan luas. Semoga program beasiswa ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pelajar, terus rajin belajar dan kuasai kemajuan teknologi yang terus berkembang saat ini, sehingga nantinya mampu bersaing di tingkat global dan membangun daerah asalnya untuk berkembang,” ungkap Mochamad Anwar Bakti, General Manager SBA.
















































































































