Netanyahu mengatakan bahwa Israel akan memenangkan apa yang disebutnya perang dengan Hamas.
Ia memperingatkan bahwa Israel akan “menghancurkan” kemampuannya.
Namun jaminan tersebut tidak banyak menenangkan ketakutan yang telah hilang di benak Israel seiring dengan semakin kuatnya negara tersebut.
Einat Barzilai, seorang penulis dan dosen kebudayaan Israel menyebut momen itu sangat mengejutkan karena seperti adegan perang pembebasan Israel pada 1948.
Bahkan menurutnya dibanding saat berkecamuknya perang Yim Kippur di tahun 1973, warga merasa jauh lebih aman.
“Karena Perang Yom Kippur terjadi di garis depan. Perasaan tidak berdaya dan rentan, ketika rumah Anda diserang. Ini lebih mengingatkan pada Perang Kemerdekaan tahun 1948,” kata Barzilai, yang tinggal di Yerusalem.
Sumber: Gelora





























































































Beri Komentar