UPDATE

NASIONAL

PDI Perjuangan Tolak Usung dan Dukung Menantu Jokowi di Pilkada 2024!

Banas Tidak Berkontribusi Bagi Kemenangan Jokowi di Sumatera Utara

Berdasarkan peta perolehan suara pada Pilpres 2014 dan 2019, PDIP menjadi kunci utama kemenangan Jokowi di Sumatera Utara. Jokowi kalah di pantai timur, menang di pantai barat dan dataran tinggi. Pada pemilu 2014 dan 2019, persentase kemenangan terendah Jokowi ada di wilayah Tapanuli Bagian Selatan, kampung halaman Banas. Bahkan terjadi penurunan persentase perolehan suara Jokowi pasca memiliki menantu dari Sumatera Utara. 

Persentase perolehan suara Jokowi pada Pemilu 2014 di Tapanuli Bagian Selatan, kampung halaman Banas: Mandailing Natal 23,87%, Padangsidimpuan 24,59%, Tapanuli Selatan 38%, Padang Lawas 26,58%, dan Padang Lawas Utara 30,23%. Sementara pada Pemilu 2019, persentase suara Jokowi justru turun di kampung menantunya yaitu di: Mandailing Natal 17,53%, Padangsidimpuan 21,44%, Tapanuli Selatan 37,33%, Padang Lawas 21,61%, dan Padang Lawas Utara 29,15%. Banas sendiri tidak mampu memengaruhi keluarga dan kerabat di kampung halaman sendiri untuk memilih mertuanya. 

PDIP Tolak Usung dan Dukung Banas di PIlkada Serentak 2024

Keputusan Banas mendukung kakak iparnya dalam Pilpres 2024 tentu harus dihormati dan dihargai. Demikian juga dengan PDIP akan berjuang memenangkan GaMa di Sumatera Utara seperti memenangkan Jokowi dalam dua kali Pilpres. PDIP akan vis a vis dengan Banas yang berjuang untuk kakak iparnya. Maka pada Pilkada serentak tahun 2024, PDIP pasti akan mengusung dan mendukung calon yang ikut berjuang memenangkan GaMa. PDIP tidak lagi memiliki beban dan tidak memiliki kewajiban untuk mendukung Banas di Pilgubsu atau Pilkada Medan. Dan sebagaimana PDIP berhadap- hadapan dengan Banas di Pilpres, demikian juga PDIP akan siap berhadap- hadapan dengan Banas di Pilkada serentak 2024. PDIP dipastikan tidak akan mengusung dan mendukung Banas, menantu Jokowi di Pilkada serentak, tahun 2024.

Pemilu 2024 sama dengan Pemilu yang lalu bagi kader PDIP, yakni pesta demokrasi yang menggembirakan bersama atau tidak dengan Jokowi. Maka Pilkada serentak juga sama, meski dengan atau tidak bersama Banas. Berkompetisi riang gembira, berkontestasi dengan sukacita, menghasilkan pemimpin yang mengabdikan dirinya untuk rakyat, bukan untuk diri sendiri dan keluarga.

Sutrisno Pangaribuan

Kader PDIP

Presidium GaMa Centre

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.