UPDATE

EKONOMIBISNIS

Pengakuan Quraish Shihab Sebut Ada Bos Perusahaan yang Kena Boikot, 60 Persen Penjualan Turun

Quraish Shihab menegaskan, perusahaan yang merilis produk pro Israel harus melihat banyak korban warga sipil Palestina di Gaza tewas.

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah warga sipil Palestian yang meninggal dunia dibunuh Israel telah mencapai 12.000 korban.

Sebagain besar korban adalah anak-anak dan perempuan.

“Bayangkan itu, ibu-ibu, anaknya, cucunya, mati bergelimpangan di jalan.

“Perjuangan, di mana solidaritas kemanusiaan kita? Saya tidak berkata solidaritas keislaman kita, (tetapi) manusia,” tukasnya.

Klarifikasi MUI

Setelah merilis fatwan Nomor 83 Tahun 2023, MUI memberikan klarifikasi.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda menjelaskan pihaknya tidak pernah menyebarkan daftar produk Israel maupun yang terafiliasi, harus diboikot.

Miftahul juga menegaskan fatwa MUI itu tidak mengharamkan produk-produk yang sudah memiliki sertifikasi Halal di Indonesia.

“MUI tidak berkompeten untuk merilis produk Israel atau yang terafiliasi ke Israel.

“Kita bukan haramkan produknya, tapi aktivitas dukungannya,” terangnya.

Miftahul menambahkan MUI juga tidak punya kuasa untuk mencabut sertifikasi halal produk Israel di Indonesia.

“Misalnya produk itu sudah bersertifikat halal, maka kita tidak berhak untuk mencabutnya,” kata Huda.

“Karena, sistem sertifikasi halal itu sudah melibatkan banyak pihak. Jadi, kita tidak pernah merilis daftar produk itu,” imbuhnya.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.