Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 Laode M. Syarif menyebut pernyataan sikap ini bukan tiba-tiba dan juga nonpartisan.
“Ini adalah pesan moral. Mengapa baru keluar? karena makin hari mendekat makin tampak juga penyelewengan dan penyalahgunaan itu,” kata Syarif.
“Rasanya sebagai orang tua, merasa masa kita diam saja ini melihat kondisi yang seperti ini,” imbuhnya.
Ia pun mengingatkan bahwa pesan ini bukan hanya ditujukan pada pemerintah saat ini. Melainkan juga untuk pemerintah yang nanti akan menjabat.
“Presiden yang harus kita pilih adalah presiden yang harus mau menjadi panglima pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Syarif.
“Sekarang silakan dipercayakan kepada siapa dari yang 3 itu agar KPK juga menjadi jauh lebih kuat ke depannya,” pungkasnya.





























































































Beri Komentar