“TNI akan mengedepankan optimalisasi kegiatan binter dalam rangka rekonsiliasi bangsa dengan meningkatkan intensitas komunikasi sosial kepada masyarakat,” pesan Panglima TNI.
Sementara itu Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengatakan, saat ini tahapan pelaksanaan Pemilu masih berlangsung hingga Oktober 2024. Untuk itu TNI memiliki kewajiban menjaga stabilitas nasional untuk seluruh masyarakat.
“TNI memiliki kewajiban menjaga stabilitas nasional dengan rasa tanggung jawab terhadap keamanan untuk seluruh masyarakat,” amanat KSAD yang dibacakan Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto, Senin (19/2).
Kemudian, seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodam agar tak mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi Politik dengan tujuan memecah belah bangsa.”Optimalkan juga sinergitas dengan Polri, sekaligus semua komponen bangsa lainnya, guna menjamin kondusifitas dan keamanan,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan beberapa narasumber tenaga ahli dan praktisi bidang komunikasi dan public speaking, antara lain M Fariza Y Irawady dan Irwan Arifyanto.
“Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan Kodam V/Brawijaya ini, khususnya Pangdam Mayjen TNI Rafael Granada Baay, yang secara konkret melaksanakan amanah Panglima TNI yang visinya TNI yang well trained, serta meningkatkan kemampuan komunikasi sosial, karena mengemban tugas mulia, yaitu membangun rekonsiliasi bangsa pasca Pemilu,” pungkas M Fariza Irawady.


















































































































Komentar Terbaru