“Bah (sapaan Abah untuk Anies), Jakarta banjir tapi pada diam saja,” ucap Anies saat bacakan komentar pengikutnya di akun Tiktok.
“Ya, kita ingin Jakarta semakin hari, semakin sedikit titik banjir. Ya, itu perlu manajemen. Harus ada manajemennya. Harus ada targetnya. Harus ada ruang lingkup kegiatannya. Sehingga, air itu bisa dikendalikan,” jawab Anies.
Pemprov bantah hilangkan jejak Anies
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum membantah informasi soal penutupan sumur resapan air di sejumlah ruas jalan.
Menurut Ika, Dinas SDA DKI Jakarta tidak pernah memerintahkan petugas di lapangan untuk menutup sumur resapan.
Dia mengeklaim petugas justru akan mengecek, dan memperbaiki sumur-sumur resapan yang tertutup atau terdampak perbaikan jalan.
“Sehingga sumur resapan dapat berfungsi seperti seharusnya dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ucap Ika.
Ika menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus menanggulangi banjir.
Salah satunya dengan tetap menganggarkan biaya pemeliharaan sumur resapan di seluruh wilayah Ibu Kota.
Buruknya sistem saluran air
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Yoga, mengatakan banjir yang terjadi di berbagai titik lebih disebabkan buruknya sistem saluran air yang tidak berfungsi dengan baik.
“Sudah saatnya Pemprov DKI berfokus untuk merehabilitasi seluruh saluran air,” ucap Nirwono kepada Kompas.com, dikutip Selasa (5/3/2024).
Menurut dia, rehabilitasi saluran air itu bisa dimulai dari titik-tiitk banjir yang terjadi kemarin. Kemudian, bertahap ke lokasi-lokasi langganan banjir yang jauh dari sungai.
Selain itu, Pemprov DKI juga dinilai tetap harus membenahi sungai-sungai untuk mengantisipasi banjir kiriman dan merestorasi kawasan pesisir untuk mengatasi banjir rob.
“Selain itu, merevitalisasi situ, danau, embung, waduk untuk meningkatkan kapasitas daerah tangkapan air dan menambah luas ruang terbuka hijau (RTH) sebagai daerah resapan air,” ucap dia.




















































































































Komentar Terbaru