BANDA ACEH – Seorang guru di Wonosobo bernama Marsono harus menerima nasib pilu
Guru sekolah dasar itu kini dihadapkan pada masalah hukum setelah dirinya dilaporkan orangtua murid
Marsono dituding menganiaya siswanya sendiri.
Padahal menurut pengakuannya, Marsono alias Pak Son hanya melerai siswanya antara Al dengan siswi yang berkelahi.
Namun ia malah dituduh memukuli wajah AI.
Lantaran hal itu, Marsono pun akhirnya dilaporkan ke polisi oleh orang tua Al, AS.
Kasus yang masih bergulir di kepolisian itu kabarnya buntu lantaran orang tua siswa SD tersebut justru meminta ganti rugi kepada Marsono sebesar Rp70 juta.
Pak Son juga dipaksa meminta maaf.
Nasib miris yang menimpa Marsono menyita perhatian warganet
Kisah ini viral di media sosial
Duduk perkara
Melalui akun Youtube Lintas Topik, pria yang disapa murid-muridnya Pak Son mengurai kronologi dugaan penganiayaan yang disangkakan oleh orang tua Al.
Guru PNS yang sudah 13 tahun berkarir menjadi tenaga pendidik itu bercerita saat ia sedang mengajak anak-anak kelas 1 dan 3 SD untuk berolahraga.
Jalan kaki ke alun-alun bersama murid-muridnya, Pak Son terkejut saat mendadak ada teriakan di barisan siswa.
Ternyata di momen itu ada insiden seorang siswa yakni Al sedang merebut bola teman perempuanya.
“Di dalam perjalanan saat mau menyeberang jalan ada siswa yang sedang merebut bolanya anak putri. Di situ sampai sikut-sikutan, jerit-jerit.
Kemudian saya tegur ‘he Al kok malah nakalin anak cewek’,” kata Pak Son, dilansir TribunnewsBogor.com pada Selasa (29/10/2024).
Tak cukup sampai di situ, Pak Son juga semakin kaget saat melihat Al bersiap menghajar teman perempuannya.
Spontan Pak Son langsung menarik bahu Al dan memintanya untuk kembali ke kelas.
“Saya tegur, akhirnya bola itu dilepas dan yang lain menyoraki, malah si Al itu kelihatan emosi.
Kemudian reflek saya tarik pundaknya ke belakang agar tidak jadi memukul yang lainnya, saya ingatkan ‘enggak usah nakali temannya, kalau nakali temannya mendingan balik ke kelas enggak usah ikut olahraga’,” ujar Pak Son.
Tak disangka, kejadian itu berbuntut panjang lantaran Al langsung kembali ke sekolah lalu menceritakan kejadian berbeda kepada ibunya.
Kepada sang ibu, Al mengaku ia baru saja dipukuli oleh Pak Son di bagian muka.
Mendengar cerita putranya, ibunda Al berinisial AS pun murka.
AS langsung melabrak Pak Son di sekolah keesokan harinya.
“Mungkin di situ ada yang tidak terima anaknya saya perlakukan seperti itu, sehingga beliau punya statement ‘kok anak saya dipukul mukanya?’.
Itu pada hari Jumat, kejadian Kamis 5 September 2024, sebulan lalu,” kata Pak Son.
















































































































