“Nah, bagaimana politik ala Jokoisme yang merupakan sisi gelap demokrasi ini bisa bekerja? Tentu membutuhkan instrumen. Apa instrumen yang dipakai dengan politik Pemilu ala Jokoisme ini? Tentu sesuatu yang sangat besar, berjaringan kuat, dan punya kemampuan untuk melakukan penggalangan dana serta kelompok-kelompok tertentu,” jelasnya.
Deddy: Jokowi Kandang Bansos dan Parcok
Deddy Sitorus pun mengklaim, saat ini Jateng adalah kandang bantuan sosial (bansos) dan partai cokelat.
“Sekarang rekan-rekan wartawan semua mulai hari ini bisa menyebut Jawa Tengah bukan sebagai kandang banteng lagi. Tapi sebagai kandang bansos dan parcok (partai cokelat),” kata Deddy.
“Jadi jangan lagi sebut Jawa Tengah sebagai kandang banteng, tetapi sebagai kandang bansos dan parcok,” lanjutnya.
Deddy mengatakan, saat ini kandang banteng justru di DKI Jakarta.
“Jadi dari Jawa Tengah, PDI Perjuangan kandangnya sekarang di ibu kota Jakarta,” sebut Deddy.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP juga menyatakan keresahan pada Pilkada Jateng 2024.
Megawati mengaku sangat mengenal baik wilayah tersebut di mana dirinya pernah terpilih sebagai anggota DPR RI dari Jateng sebanyak tiga kali.
“Jawa Tengah bukan hanya ‘kandang banteng’, namun menjadi tempat persemaian gagasan nasionalisme dan patriotisme,” ucap Megawati dikutip dari YouTube PDIP, Rabu (27/11/2024).
Ia menilai, energi serta pergerakan rakyat, simpatisan, dan kader PDIP yang militan mestinya tak terkalahkan jika pilkada dilakukan secara jujur dan berkeadilan.
“Namun dalam situasi ketika segala sesuatu bisa dimobilisasi oleh kekuasaan, maka yang terjadi adalah pembungkaman.”
“Apa yang terjadi saat ini sudah di luar batas-batas kepatutan etika moral dan hati nurani,” sambungnya.
Atas dasar itu, Presiden ke-5 RI itu menyerukan kepada anggota dan simpatisan PDIP serta seluruh masyarakat tak takut menyuarakan kebenaran.
Diketahui, pasangan yang diusung PDIP di Pilgub Jateng, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi sementara ini tak berhasil mengungguli pasangan calon nomor urut 2 Ahmad Lutfhi-Taj Yasin dari quick count sejumlah lembaga survei.
Pasangan nomor urut 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin unggul di “kandang banteng” atas Andik-Hendi Perkasa-Hendrar Prihadi





























































































Beri Komentar