“Mari kita galakkan gerakan menanam. Dan, kehadiran serta dukungan wali Nanggroe tentu menjadi suntikan semangat bagi kita. Wali Nanggroe tokoh yang sudah sangat senior saja mau berpanas-panas menanam, apalagi kita yang muda. Terima kasih yang tinggi kami sampaikan atas dukungan Wali Nanggroe bagi susksesnya Tahiroe Aceh. Kami yakin, Insya Allah, bersama kita bisa menjaga Aceh tetap hijau lestari,” ucap Pj Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh partisipan, Pemkab dan Pemko se-Aceh, SKPA, Instansi Vertikal, LSM, NGO, perusahan-perusahaan, sekolah dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya kegiatan ini.
Usai memberikan sambutan, Pj Gubernur bersama Wali Nanggroe sempat menyapa partisipan yang hadir secara daring, di antaranya Pemkab Nagan Raya, Pemkab Aceh Timur, Pemkab Aceh Utara, serta sejumlah perusahaan dan sekolah.
Sebelumnya, Wali Nanggroe Aceh PYM Tgk Malik Mahmud Al-Haytar, dalam sambutannya menyatakan mendukung penuh Tahiroe Aceh sebagai sebuah geetakan bersama untuk menjaga kelestarian alam Bumi Serambi Mekah.
“Saya sangat mendukung Tahiroe Aceh sebagai sebuah kegiatan massal yang melibatkan semua pihak, lintas sektor, perusahaan dan masyarakat luas. Ini merupakan gerakan bersama yang harus didukung dan terus dilakukan secara berkesinambungan demi menjaga alam Aceh tetap indah dan lestari,” ujar Wali Nanggroe.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Cut Huzaimah, dalam sambutannya menjelaskan, Tahiroe Aceh adalah program yang digagas Pj Gubernur Aceh untuk mendukung Hari Menanam Pohon Indonesia, yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 20 tahun tsunami Aceh. Tahiroe Aceh telah dilaksanakan sejak 16 November 2024, dan hari ini merupakan puncak kegiatan tersebut.
Cut Huzaimah menambahkan, Tahiroe dimulai pada 16 November di Kampus Fakuktas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Sebanyak 500 tanaman buah ditanam di komplek USK. Selanjutnya, pada 30 November hingga 1 Desember dilakukan oenanaman sebanyak 2 juta bibit penaung kopi di Bener Meriah dan Aceh Tengah, pada event Festival Desember Kopi Gayo.
“Pada 17 Desember, Pak Pj Gubernur bersama Ibu Pj Ketua TP PKK telah menanam Seulanga, jeumpa, bibit gaharu dan bibit cendana, di komplek Meuligor Gubernur dan Kampus USK dan UIN Ar-Raniry. Dan di beberapa lokasi lainnya. Hari ini merupakan puncak Tahiroe Aceh,” ujar Cut Huzaimah.
Pada kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Aceh, Plt Dirut Bank Aceh Fadhil Ilyas dan seluruh Kepala SKPA itu, juga dilakukan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim. []



















































































































Komentar Terbaru