Kemudian, pada 2013, asteroid berukuran 20 meter memasuki atmosfer Bumi di wilayah Chelyabinsk, Rusia dan meledak di udara.
Ledakan itu melepaskan energi 20 hingga 30 kali lebih kuat dari bom atom. Dampaknya, sebanyak 7.000 bangunan rusak dan lebih dari 1.000 orang luka-luka.
Menurut peneliti, jika asteroid 2024 YR4 berukuran 90 meter atau ukurannya maksimal dari perkiraan, dampaknya mungkin mirip dengan ledakan asteroid di Tunguska.
Tidak perlu panik
Meski begitu, karena kemungkinan terjadinya masih sangat kecil, masyarakat tidak perlu panik. NASA juga mengatakan bahwa mereka terus memantau orbit asteorid tersebut.
Dia menambahkan, observasi yang terus dilakukan akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang orbit asteroid, sehingga ada kemungkinan risiko tabrakan tersebut turun menjadi nol.
Komentar Terbaru